Jumat, 04 Mei 2018

My Story About Haflatul Wada' 2017/2018

aduhh, kebelet pipis :v
Hai gengs! Hari ini postingan yang berfaedah ya. Selamat buat kakak-kakak kelas dua belas Raudlatul Ulum yang sekarang udah lulus. Semoga kalian bisa melanjutkan pendidikan di tempat yang kalian inginkan. Jadi, disini aku mau ceritain kalian tentang Haflatul Wada' (Muadda'ah Pondok) di pesantren-ku. Yang kepo, silahkan reading!

   Nah, acara dimulai itu pada malam Kamis, 25 April 2018. Panggungnya udah ditata sehari sebelum itu. Rencanannya itu mau dibuat tratak pendek, biar lampionnya bisa menghiasi pondok. Tapi, karena trataknya dipanjang panjang (takutnya ujan), jadinya lampionnya dipasang di langit-langit tratak. Sorenya, para panitia disuruh kumpul buat acara malam itu. Dan karena aku enggak panitia, jadi aku enggak tau apa-apa ya. Aku cuman pergi ke kamar mandi, cuci cuka, makan dan pakai seragam pondok. Kan kalau mau nonton harus pake itu. 

   Acara Haflatul Wada' itu sekaligus LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) pengurus pondok putri 2017/2018 dan akan dilantik pengurus yang baru untuk tahun 2018/2019. Tapi, masa kepengurusan pengurus yang baru bisa langsung dilaksanakan malam setelah pelantikan itu juga. Ketua pondok putri tahun kemarin adalah Mbak Arya Shafa Rohmania Rahma, atau Mbak Fafa, kamar Al-Mubarokah. Acara dimulai setelah Isya, dan semua santri segera mengambil tempat untuk menyaksikan Haflatul Wada'. Tempatku enggak terlalu jauh, enggak terlalu dekat juga. Soalnya 5 barisan dari depan khusus kelas dua belas.

    Pembawa acaranya adalah Iannah Millati Azka (X MIPA 4) dan Elvita Nurul Khumairo (X Sosial 4) yang memakai dua bahasa, Indonesia dan Arab. Acara tersebut dihadiri oleh Syeikh Syubhi dan Syeikh Mustofa (syeikh dari Mesir), lalu pengasuh dan pembina yayasan, KH. Drs. Muhammad Najib Suyuthi, M,.Ag, lalu ada Yi Jalil (pemimpin tahlil), ada pak Misbahul Munir (sebagai bidang kesiswaan), pak Syukron (yang mengatur jalannya acara), Pak Habib, Pak Omen (tukang foto sekaligus Tata Usaha) dan beberapa guru yang lain. 

      Yang pertama adalah pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh siapa gitu lupa namanya. Dilanjut dengan sambutan dari syeik-syeikh dan pengasuh. Kemudian tahlilah dimpimpin Yi Jalil. Terus itu perwakilan santri yang ditinggalkan adalah Mbak Ilmi Aisyah (mbak Mia), pengurus Hubungan Masyarakat pondok (humas). Mbak Mia menyampaikan pesan-pesannya kepada kelas dua belas untuk selalu menjaga almamater pesantren. Lalu dilanjut acara istirahat. 

        Acara istirahatnya itu dihibur dengan rebana Al-Firdaus, dengan vokalnya Mbak Najihatur Rojabiyah (mbak Naja), Mbak Vicko dan Mbak Arini Azzania (mbak Aza). Dan yang bagian rodatan (tari-tari sambil sholawatan) adalah santri-santri kelas 7 yang udah dilatih tiap hari. Kamarku ada, namanya Dhita. Mereka udah cantik-cantik kayak bidadari gitu. Habis itu dilanjut dengan puisi. Yaitu, ada Mbak Khilwa, Mbak Nadia sama yang satu lagi forget. Puisi itu diselingi lagu juga. Yaa, kayak musikalisasi puisi gitu. Mereka menghayati benar peran mereka dalam berpuisi.

    Dilanjutkan dengan pembacaan laporan pertanggung jawaban pengurus tahun lalu oleh Mbak Fafa. Kemudian Pak Misbah membacakan data pengurus yang baru dan akan sekaligus dilantik sekarang juga. Kamar ada yang jadi pengurus, namanya mbak Purwanti Rahmawati dari Brebes (X Bahasa 2) dan dia menjadi pengurus Pendidikan dan Kader. Ada juga, mbak Rofiqoh yang menjadi pengurus keamanan (MDPMA). Setelah itu dilanjut tari daerah dari Sumatra yang ditarikan 3 orang, tapi, aku cuman kenal satu, mbak Faiz dari Jambi.

    Nah, karena Pak Omen yang foto-foto, jadi aku dapat foto-foto ini dari Instagram-nya Pak Omen. Kan di pondok enggak boleh bawa kamera. Nah, acaranya seru bangett!! Kita juga kebagian konsumsi snack. Dan waktu sampai di kamar dapat konsumsi nasi kotak isinya ayam. Nyum Nyum... Habis itu aku ganti baju pendek di kamar dan tidur dengan nyenyak sampai pagi. Acaranya selesai jam sebelas.

Sambutan Yi Najib
Dari kiri atas (kacamata) namanya Mbak Asa, nggak tau, mbak Dilla, nggak tau, Mbak Khilwa,
mbak nggak keliatan, mbak Nadia, mbak Ana, ..?? Yang bawah dari kiri, Mbak Ria, mbak Shofi, nggak tau
Mbak Abir, mbak Lely



Dari kiri : gak tau, Mbak Imelda, Mbak Faiz, gak tau

Dari kiri : Mbak Lamya, Mbak Nuna, nggak tau, Sifa, Mbak Adel
Pengurus penkad 2017/2018 : dari kiri : Mbak Lely, Mbak Silfi, Mbak Elvi,
Mbak Farikhatul, Mbak Iid, Mbak Alda



panggung rodatan dan rebana

kelas dua belas

pengurus lama dan pengurus baru

Yah, mungkin sekian dulu. Tahun depan mungkin aku enggak nonton karena besok harinya aku UNBK. Jadi, maafkan aku ya. Bye Bye!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar